Sabtu, 27 Oktober 2012

Kita, Kereta, dan Cinta

Di sela-sela suara bising kereta malam ini kau berkisah.
Kisah tentang perlombaan di air terjun terkuat di Amerika Utara, tepatnya Niagara. Perlombaan menyeberang air terjun itu melalui tali yang terpasang di antaranya.
Awalnya dimulai seperti biasa saja, satu demi satu orang melalunya. Dan semua berhasil. Selanjutnya disaring untuk memperoleh juara, dengan perlombaan yang sama namun beban berbeda.

Jumat, 26 Oktober 2012

Ngintip Tempat Mesra Ah..


Sekedar tulisan saja dari orang yang kadang main ke toko-toko busana muslim, apalagi ketika masuk waktu sholat. Biasanya sih antara sholat Dzuhur, Asar, atau Maghrib. Maklum, waktu-waktu tersebut biasa digunakan untuk hunting sesuatu.

Selasa, 23 Oktober 2012

Galau

Masih dalam cerita cinta. Hemm.. Memang cerita yang satu ini nggak akan pernah ada matinya deh, nggak akan pernah habis untuk diobrolin. Entah kenapa sebabnya. Mungkin cinta itu dinamis kali ya, seperti ilmu pengetahuan yang selalu ada tiap periodenya. Jadi, cinta juga selalu ada di tiap periodenya, di tiap episodenya. Meskipun dengan alur dan tokoh yang berbeda-beda.

Senin, 10 September 2012

Sesuatu


Tuhan,
ternyata usiaku sudah beranjak dewasa, cepat atau lambat pasti aku akan mengalami sesuatu yang disebut pernikahan.
Yah, meski sering aku disindir oleh banyak orang karena selalu membicarakan tentang kegalauan dan pernikahan, tapiii menurutku gak papa, asal tak mengganggu. Bukankah begitu?

Jumat, 27 Juli 2012

Cinta Itu Cinta


Sebenarnya, dah lama pengen nulis cerita ini. Sebuah realita yang kutemui pagi-pagi sekali saat berangkat kursus di dekat GOR Among Rogo. Setiap pagi di jalan kecil itu, selalu kulihat seorang kakek dan istrinya (yang memiliki penglihatan kurang baik) berjalan beriringan menuju ujung jalan. Kakek menuntun sepeda klasiknya, dengan membawa dua buah dirigen di bagian belakang sepeda. Bersama-sama mereka menuju ujung jalan, dekat jalan utama.

Potongan 24 Jam

Dalam potongan dua puluh empat jam sehari itu ..

Paling asyik di waktu pagi. Ketika janji-janji baru muncul. Ketika harapan baru merekah. Pagi berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui. Pagi berarti malam-malam yang meresahkan telah terlewati. Pagi berarti awal memulai pencarian.

Jumat, 20 Juli 2012

Perlarianku, Ikhtiarku

Motret dipotret
Kali ini antara judul dan isi sangat kontras, antara serius dan super duper konyol.
Diawali dengan kegalauan malam Kamis, antara jadi ambil data atau tidak. Kamis pagi yang mendung, membuatku ingin mengurungkan niatnya, di samping itu pula tak ada teman canggih yang bisa menemani ke Tritis. Usai pre-test grammar, aku pun meng-sms temanku, dan dia menyarankan untuk mengambil data hari itu saja. So, aku kalang kabut cari kamera, dan akhirnya menemukan kamera meski si empunya tak bisa menemani. Tak sampai di situ saja, perjuangan mendapat kamera masih berjalan. Aku segera melajukan motor agar bisa mengejar bis yang membawa temanku dan kameranya. Ternyata bis yang ditumpangi melaju dengan mulus, sampai sampai tak terkejar. Finally, aku harus melintas sampai rumahnya di Srandakan (Jogja-Srandakan 30 menit).