Kamis, 08 Maret 2012

Si Biru Facebook

Siapa tak kenal Facebook. Facebook, tampilan biru berlogo “f” ini sekarang menyihir sebagian pengguna internet di Indonesia bahkan dunia. Dengan FB (akronim Facebook) kita dapat bersua dengan kawan jauh, melampiaskan rasa hati dengan berbagai macam status, berbagi informasi, sampai berbisnis online.
Ada cerita lucu yang kualami karena FB. Kejadiannya tanggal 29 Februari 2012, mbak sepupuku –Mbak Naning- melahirkan anak yang kedua. Dia tinggal di Jogja, sedangkan suaminya –Mas Heri- berada di Tangerang karena pekerjaan. Malam itu aku update status :
Alhamdulillah, ponakanku lahir..
Umurnya iritt, hehe
Smoga menjadi anak yang berbakti dan bermanfaat untuk semuanya ^__^
Aamiin

Aku pikir wajar-wajar saja update-an statusku, secara sangat jarang tanggal 29 Februari di penanggalan kalender Masehi. Kalaupun ada, hanya terjadi 4 tahun sekali. Yah, maklumlah usia setahunnya bumi kan 365 ¼ hari berdasar perhitungannya Julius Caesar. Balik ke persoalan tadi, ternyata update-an statusku itu disalahartikan oleh Mas Heri. So, dia pikir maksudnya “irit” terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada bayinya. Dia panik dalam perjalanan menuju Jogja. Dia telpon istrinya.
-    “Dek, nek bayine ra kenopo-kenopo to?”
+   “Ora kok, rapopo.”
-    “Tenane, ora ngapusi loh dek?Lha saiki ningndi?”
+   “Ora popo kok mas, tenan. Saiki lagi dipakpungi.”
-    “Lha kok diadusi ngopo?”
+   “Lha cen kudune diadusi to, mosok ra diadusi.”


Ckckck, aku merasa nggak enak dengan Mas Heri saat mendengar cerita dari Budhe (ibu Mbak Naning), karena status FB-ku dia panik bukan main.
Mulai sekarang, harus hati-hati dalam bermain bahasa ketika membukan tampilan Facebook. 



Bantul, 9 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar